Selasa, 12 Maret 2024

KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN (1)

Sahabat…

Adakah di antara kita yang beruntung di bulan Ramadhan ?

Semestinya kita, ummat islam, beruntung dengan kehadiran bulan ramadhan. Karenanya Rasulullah SAW memberIkan kabar gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:   أتاكم شهر رمضان شهر مبارك، فرض الله عز وجل عليكم صيامه، تفتح فيه أبواب السماء، وتغلق فيه أبواب الجحيم، وتغل فيه مردة الشياطين فيه ليلة خير من ألف شهر، من حرم خيرها فقد حرم  أخرجه أحمد والنسائي


Artinya : “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan, Allah wajibkan berpuasa di dalamnya, dibukakan di dalamnya pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu para setan. Di dalamnya Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barang siapa yang dihalangi dari kebaikannya, sungguh ia telah dihalangi dari segala kebaikan.” (Hadits shahih diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasa’i) 

Bagaimana bukan kabar gembira ketika bulan Ramadhan merupakan bulan dibukanya pintu-pintu surga, ketika terkunci pintu-pintu neraka, ketika belenggu setan terikat, ketika terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan Ramadhan bulan yang tak ternilai keutamaan dan keistimewaanya. Bukankah itu kabar gembira ?

Berikut beberapa keistimewaan bulan Ramadhan :

1. Diturukannya kitab suci Al Qur’an dan kitab-kitab suci lainnya

Penjelasan atas turunnya kitab suci Al Qur’an termaktub dalam QS. Al Baqarah/2 : 185, QS. Al Qadr/97 : 1, dan QS Ad Dukhan/44 : 3. Sementara penjelasan turunnya kitab suci lainnya diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Thabrani :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم  :  أنزلت صحف إبراهيم أول ليلة من رمضان، وأنزلت التوراة لست مضت من رمضان، وأنزل الإنجيل لثلاث عشر مضت من رمضان، وأنزل الزبور لثمان عشر خلت من رمضان، وأنزل القرآن لأربع وعشرين خلت من رمضان  أخرجه أحمد والطبراني ) (

Artinya  : “Shuhuf Ibrahim AS diturunkan di awal malam Ramadhan, sedangkan Taurat diturunkan pada hari ke-enam dari bulan Ramadhan. Injil diturunkan pada hari ke-tiga belas dari bulan Ramadhan, Zabur diturunkannya setelah delapan belas hari dari Ramadhan, dan Al-Qur`an diturunkan pada hari ke dua puluh empat dari bulan Ramadhan (HR. Ahmad dan Thabrani)

Para salafus saleh meningkatkat kuantitas dan kualitas pembelajaran dan bacaaan al Qur’annya ; Imam Syafi’i 60 kali khatam selama Ramadhan. Imam Qutadah biasanya khatam setiap sepekan Namun di bulan Ramadhan beliau mengkhatamkannya setiap 3 hari dan bila memasuki 10 hari terakhir imam Qutadah mengkhatamkannya setiap malam.

 Berapa banyak biasanya kita mengkahtamkan al Qur’an di bulan Ramadhan ? Yuk kita niatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembelajaran dan bacaanal Qur’an di bulan  Ramadhan ini. Mumpung masih di hari ke-dua bulan Ramadhan 1445 H, jangan sampai kita lalai unttuk berinteraksi dengan al Qur’an

 

Wallahu A’lam bish showab

Jakarta, 2 ramadhan 1445 H


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Urgensi Sholat: Tiang Agama dan Kunci Keberkahan Hidup

 27 Rajab 1447 H 1. Sholat sebagai Identitas Utama Seorang Muslim Sholat bukan sekadar kewajiban, melainkan pembeda utama antara seorang muk...