Sahabat …
Mari kita lanjutkan beberapa keistimewaan
bulan Ramadhan
2. Bulan
ibadah, Taraweh dan Tahajjud
Dalam
haditsnya dari Abu Hurairah Rasulullah SAW menyatakan :
قال
رسول الله صلى الله عليه وسلم: من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه) متفق عليه(
Artinya: “Siapa yan meghidupkan bulan Ramadhan
dengan iman dan pengharapan maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
(Muttafaq alaih)’
Keutamaan yang Allah berikan kepada orang
yang menghidupkan malam bulan Ramadhan dengan sholat taraweh berjama’ah serupa
dengan sholat semalam penuh.
أن الرجل إذا صلى مع
الإمام حتى ينصرف حسب له قيام الليلة) أخرجه
أبو داود(
Artinya: “Sesungguhnya
seorang laki-laki yang shalat bersama imam hingga selesai, ia dianggap telah
shalat semalam penuh. (HR. Abu Daud)
Sunggguh amat
merugi bagi siapapun yang melalaikan kelebihan yang diberikan kepada orang yang
melaksakanan sholat taraweh dan menghabiskan waktu malamnya dengan pekerjaan
yang tak bernilai dan sia-sia. Maka sangat amat beruntung bagi orang yan
melaksanakan puasa di siang harinya dan menghidupkan ibadah di malam harinya..
3. Bulan Penghapus
Dosa
Rasanya tidak
manusia yang tidak puunya dosa. Dan Allah dengan rahmatNYA melimpahkan cara dan
sarana agar dosa-dosa yang dilakukan oleh seseorang dapat diampuni oleh Allah
SWT. Karenanya Rasulullah SAW menyampaikan
وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ
ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ
Artinya : “Dan
celakalah seseorang, Bulan Ramadhan menemuinya kemudian keluar sebelum ia
mendapatkan ampunan, dan celakalah seseorang yang kedua orang tuanya berusia
lanjut namun kedua orang tuanya tidak dapat memasukkannya ke dalam Surga
(karena kebaktiannya).” (HR. Tirmidzi)
Dalam hadits yang
lain Rasulullah SAW menjelaskan :
من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه، ومن قام
ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه) أخرجه البخاري ومسلم(
Artinya : “Siapa
yang berpuasa dengan penuh keimanan dan pengharapan maka diampuni dosa-dosa yang
lalunya, dan siapa yang menghidupkan lailatul qadar dengan penuh keimanan dan
pengharapan maka diampuni dosa-dosa yang lalunya.” (HR. Imam Bukhari dan
Muslim)
Imam Al Khatoby menjelaskan adalah niat yang kuat yaitu berpuasa dengan
pembenaran dan pengharapan ganjaran pahala, penjiwaan yang baik tanpa merasa terpaksa melakukannya,
tidak merasa berat menjalani hari-hari puasa bahkan menjaga hari-harinya dengan
amaliyah kebaikan karena besarnya ganjaran puasa tersebut.
4. Bulan Pembebas dari Siksaan Api Neraka
Diriwayatkan
Imam Ahmad dari hadits Abu Umamah, sesungguhnya Nabi sallallahu ’alaihi wa
sallam bersabda:
لله عند كل فطر عتقاء. (أخرجه أحمد)
Artinya
: "Pada setiap (waktu) berbuka, Allah ada orang-orang yang dibebaskan
(dari siksa neraka)”
Imam
Ibnu Bazzar meriwayatkan hadits dari Abu Said, Rasulullah sallallahu’alaihi
wasallan bersabda:
إن لله تبارك وتعالى عتقاء في كل يوم وليلة - يعني
في رمضان - ,
وإن لكل مسلم في كل يوم وليلة دعوة مستجابة
"
Artinya
: “Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala memberikan kebebasan dari siksa
neraka pada setiap malam –yakni di bulan Ramadan- dan sesungguhnya setiap
muslim pada waktu siang dan malam memiliki doa yang terkabul (mustajabah)”.
5. Bulan dibukanya Pintu-pintu Surga dan
Ditutupnya Pintu-pintu Neraka
Di antara kemulyaan yang Allah lebihkan
di bulan Ramadhan dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka
maka sangat aneh bagi orang yang tidak menghiasi bulan Ramadhan dengan ibadah
dan berjalan menuju pintu-pintu surga yang terbuka itu.
Rasulullah SAW menjelaskan :
من
خاف أدلج، ومن أدلج بلغ المنزل، ألا إن سلعة الله غالية، ألا إن سلعة الله الجنة ).أخرجه الترمذي(
Artinya : "Barangsiapa yang takut
maka dia berjalan, dan barangsiapa yang berjalan niscaya dia akan sampai ke
tempat tinggal, ketahuilah sesungguhnya barang dagangan Allah itu sangat mahal,
ketahuilah sesungguhnya barang dagangan Allah itu adalah surga."
(HR. Imam Tirmidzi)
Dan begitu pula sangat aneh bagi
seseorang yang mengetahui bahwa api neraka meluap-luap, tetapi dia tidak
berupaya menyelamatkan dirinya terperosok ke dalamnya. Bukanlah Allah telah mengingatkan
dalam QS. An Naba/78: 21-22. Rasulullah SAW pun dalam hadits dari Abu Hurairah
mengatakan :
يؤتى بجهنم يومئذ لها سبعون ألف زمام، مع كل زمام
سبعون ألف ملك يجرونها
Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Pada hari itu neraka jahannam
didatangkan, ia mempunyai tujuh puluh ribu tali kekang, setiap tali kekang
terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang akan menyeretnya." (HR. Muslim)
6. Bulan
dilipatgandakannya Pahala
Dilipatgandakannya
pahala amal perbuatan karena ada beberapa sebab ; di antaranya kemulyaan tempat
seperti masjidil Haram. Maka sholat di masjidil Haram mempunyai keistimewaan
dibandingkan di masjid yang lain. Sebab kedua dilipatgandakannya pahala adalah
kemulyaan waktu,seperti bulan Ramadhan. Maka sepertiibadah umrahyang dilakukan
di bulan Ramadhan pahalanya seperti melaksanakan ibadah haji.
Sebagaimana
amaliyah lainnya, Ibnu Rajab menukilkan sebuah riwayat bahwa Abu Bakar bin
Maryam Bahwa bila datang bulan Ramadhan hendaknya perbanyak nafkah/sedekah.
Karena nafkah/sedekah di bulan Ramadhan berlipat pahalanya. Begitupun puasa,
berpuasa di bulan Ramadhan lebih berlipat pahalanya dibandingkan puasa-puasa
selain puasa Ramadhan.
7. Bulan
dibelenggunya Setan
Ini sebagian dari keutamaan bulan Ramadhan. Tentu
masih banyak keutamaan lainnya yang bisa digali. Dan pastinya setiap mukmin
merasa rindu dengan hadirnya bulan Ramadhan. Dan sekiranya ummat ku, kata
Rasulullah SAW, mengetahui kandungan bulan Ramadhan maka mereka berkeinginan
satu tahun sepenuhnya bulan Ramadhan.
Wallahu A’lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar