Sahabat…
Siapa yang ingin dijauhkan masuk
neraka ?
Tentunya semua ummat manusia
terlebih dia beriman kepada Allah dan Rasul-NYA pasti berharap dari siksaan api
neraka. Jangankan siksaan neraka, kita pun sangat berharap untuk diselamatkan musibah
sekecil apapun di dunia.
Lalu bagaimana kita dijauhkan dari
siksa neraka ? Tentunya di antaranya dengan ibadah puasa. Inilah di antara dari
keistimewaaan ibadah puasa berikutnya :
· Puasa dapat mejauhkan seoranh hamba dari siksaan neraka
Dalam salah hadits dari abu Sa’id al Hudzri Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ صَامَ يَوْماً فِي سَبِيلِ الله بَعَّدَ الله وَجْهَهُ عَنْ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا ( متفق عليه)
Artinya : “Siapa saja berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah jauhkan mukanya dari siksaan api neraka selama 70 tahun”. (Muttafaq ‘alaih)
Puasa di jalan Allah SWT adalah puasa yang dilandasi pengharapan semata kepada Allah SWT dan berharap pahala dari-NYA. Puasa yang merupakan puasa Sunnah seperti puasa Senin, Kamis dan lainnya atau puasa apapun semata-mata bertujuan sebagai bentuk keta’atan kepada Allah merupakan puasa di jalan Allah.
Satu hari puasa saja
bisa menjauhkan dari siksaan api neraka selama 70 tahu, bagaimana dengan puasa
yang dilakukan selama satu bulan penuh seperti puasa wajib di bulan Ramadhan
ini ?
·
Puasa adalah jalan menuju surga
Selain menjauhkan
dari siksa neraka, maka ibadah puasapun menjadi jalan untuk menuju surge. Dari
Hudzaifah Rasulullah SAW bersabda :
Artinya : “Barangsiapa
mengucapkan laa ilaha illallah karena mencari wajah (pahala) Allah kemudian
amalnya ditutup dengannya, maka ia masuk surga. Barangsiapa berpuasa karena
mencari wajah Allah kemudian amalnya diakhiri dengannya, maka ia masuk surga.
Barangsiapa bershadaqah kemudian itu menjadi amalan terakhirnya, maka ia masuk
surga.” (HR Imam Ahmad)”
يَمُوْتُ الْمَرءُ عَلَى مَا عَاشَ عَلَيْهِ
وَيُحْشَرُ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ .
Artinya : “Cara
mati seseorang ditentukan dari perilaku kehidupannya. Dan bagaimana keadaan dia
saat dibangkitkan dari kubur tergantung cara
matinya”
Tentunya orang yang meninggal dunia dengan husnul khotimah akan disambut untuk masuk surga sebagaiman firman Allah dalam QS. Al Fajr/89 : 27-30)
Wallahu a’lam
Jakarta, 5
Ramadhan 1445 H
Tidak ada komentar:
Posting Komentar